Sukab Juga Tau Danarto

Seno Gumira Ajidarma

“Itu Bapak nyang suka makan di sini kan?” Tanya Sukab kepada Mang Ayat. Itu telepisi cepet bener tayangin berita Danarto keterajak motor Miou bikinan Tiongkok. Belon tau siape nyang sale. Motor tancep gas karena jalanan kosong, lantas nabrak Danarto, atawe
CONTINUE READING

Belas Kasih di Belantara Jakarta

Andina Dwifatma

UNTUK SAMPAI ke kantornya di daerah Kota, Jakarta Utara, Juliana harus menumpang angkutan umum bus TransJakarta. Pagi itu, di halte Sawah Besar, dia duduk bersebelahan dengan bocah lelaki berusia kira-kira tiga tahun. Anak itu terduduk lemas dalam gendongan seorang lelaki,
CONTINUE READING

Bulu Mata dan Sorot Kamera

Aditya Wijaya

Saya sedang naik bus di Bali ketika mendengar kabar Tonny Trimarsanto menang Piala Citra. Melalui WhatsApp, saya sampaikan selamat atas kesuksesan Bulu Mata menyabet penghargaan Piala Citra sebagai Film Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2017. Penghargaan itu diumumkan di Grand Kawanua
CONTINUE READING

“Ini Tane Engkong Gue, Tau?!”

Seno Gumira Ajidarma

“Ini tane engkong gue, tau?!” Cuman itu nyang Sukab ingetin waktu lewatin kerumunan orang di gerbang kompleks ampe jalanan jadi macet. Doi ogah brenti akibat perutnye ude main “ke-cé-rét-du-dut-den” alias keroncongan merindukeun nasi anget nyang ngebul di warung Mang Ayat.
CONTINUE READING

Mengakhiri Tahun-tahun Kering

Eka Handriana

TENGAH malam, Sudarwanti belum bisa tidur. Pikirannya tak beranjak dari ember-ember air. Kupingnya mendengar suara air diciduk, lalu suara pintu belakang dibuka. Seseorang mau kencing. Itu salah satu dari lima anak lelaki Sudarwanti. Segera ia susul anaknya di bilik bambu
CONTINUE READING

Bapa Berce dari Saparua

Elvan de Porres

Saparua, Maluku Tengah. Lelaki tua-muda lalu lalang memikul barang. Mereka keluar masuk pasar, tak memedulikan sengatan matahari yang terik. Para pemikul barang mengangkat dan membawa barang-barang milik pembeli, penjual, dan siapa saja yang membutuhkan. Sejak jam enam pagi saya sudah
CONTINUE READING

Ditawari Ganja di Lisboa

Zaky Yamani

Saat itu baru sehari saya tiba di ibukota Portugal, Lisboa. Udara terasa akrab, bagai udara kampung halaman saya di Bandung: sinar matahari boleh terik, angin tetap sejuk. Seharusnya sekarang sudah masuk musim gugur di Portugal, dan biasanya suhu udara bisa
CONTINUE READING

Suara dari Tembok

Abdul Aziz Rasjid

Dalam abad ketika kemajuan industri dan teknologi menciptakan kemudahan informasi dan kelimpahan materi, lukisan-lukisan pada dinding tetap dikerjakan, menghiasi tembok sudut-sudut kota yang riuh sampai sunyinya gang-gang kampung. Dikerjakan secara sembunyi-sembunyi ataupun terbuka, lukisan pada tembok tetap bersuara tentang hidup
CONTINUE READING

Kawasan Merah dan Keraton Kadariah

Sidik Nugroho

Demi merayakan Hari Kelahiran Pancasila beberapa waktu silam, warganet ramai-ramai menulis tagar #SayaPancasila. Saya jadi teringat sosok Sultan Hamid II dari Kesultanan Kadariah, Pontianak, sang perancang lambang negara Garuda Pancasila. Hari itu pukul delapan pagi saya berangkat menuju Keraton Kadariah,
CONTINUE READING